SMAN 1 PARONGPONG DITETAPKAN KEMDIKBUD SEBAGAI SEKOLAH PENGGERAK

Pada tahun ajaran ajaran 2021/2022, SMAN 1 Parongpong ditetapkan sebagai salah satu sekolah yang menjalankan kurikulum sekolah penggerak. Hal ini menjadi kebanggaan bagi manajemen sekolah, pendidik, tenaga kependidikan dan juga stakeholder lainnya yang menunjukkan bahwa kinerja SMAN 1 Parongpong sangat baik. SMAN 1 Parongpong telah menunjukkan kualitasnya sebagai sekolah yang layak dipercaya oleh Kemendikbud dan juga masyarakat.

Penetapan sekolah penggerak tidak serta merta begitu saja. Banyak langkah yang harus ditempuh. Sekolah harus menunjukkan kinerja yang sangat baik dibuktikan dengan pengisian instrument dan critical incident kepala sekolah dan syarat administrasi lainnya. Jika lolos maka kepala sekolah akan melakukan unjuk kerja berupa tes mengajar dan wawancara. Alhamdulillah, dari puluhan ribu sekolah SMA di Indonesia, Kemdikbud menetapkan sebanyak 382 SMA yang layak menjadi sekolah penggerak, salah satunya adalah SMAN 1 Parongpong. Penetapan ini sesuai dengan KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH NOMOR: 6555/C/HK.00/2021 TENTANG PENETAPAN SATUAN PENDIDIKAN PELAKSANA PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK pada tanggal 30 April 2021.

Sekolah penggerak diluncurkan dalam rangka mewujudkan komitmen untuk meningkatkan kualitas hasil belajar peserta didik di seluruh Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menciptakan inovasi-inovasi pembelajaran melalui Program Sekolah Penggerak. Kemendikbud telah memberikan pelatihan kepada Komite Pembelajaran dari SMAN 1 Parongpong terdiri dari pengawas, kepala sekolah, 10 guru, dan komite sekolah.

Setelah melaksanakan diklat sekolah penggerak maka komite pembelajaran melakukan disemniasi kepada rekan guru lainnya melalui kegiatan In House Training pada tanggal 5-13 Juli 2021. Materi yang disampaikan diantaranya kebijakan sekolah penggerak, pendidikan yang memerdekakan, kerangka kurikulum profil pelajar Pancasila, capaian pembelajaran dan alur tujuan pembelajaran (ATP), penyusunan perangkat ajar, asesmen diagnostik, asesmen formatif, asesmen sumatif, pembelajarn proyek, literasi digital dan kurikulum operasional satuan pendidikan.  Dengan adanya IHT ini diharapkan SMAN 1 Parongpong dapat memberikan layanan terbaik kepada peserta didik dan menjadi sekolah yang terdepan dalam inovasi sesuai perubahan zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *